PRIBUMINEWS – Tidak seperti anak gajah, anak manusia memang ketika dilahirkan tidak bisa langsung berjalan. Namun, justru “tidak sempurnanya” proses biologis manusia itu membuat manusia menjadi makhluk pembelajar, yang pada akhirnya pencapaiannya melampaui binatang. Dengan pembelajaranlah berbagai inovasi ditemukan manusia, termasuk dalam hal pengecatan mobil seperti yang dilakukan Rene Turrek, seorang seniman grafiti seni asal Jerman.

Ia menciptakan inovasi dalam urusan “body-painting” mobil. Oleh Turrek, cat sebuah mobil bukan hanya menjadi berubah warna ketika mendapat cahaya dari sudut tertentu, tapi juga bisa berubah menjadi sama sekali, bisa berubah menjadi gambar atau motif apa pun yang dikehendaki pemiliknya. Ia menamakan proses pengecatannya itu dengan istilah thermochromatic, proses penggunaan cat yang sensitif terhadap panas.

Jadi, dengan teknologi dan cat yang diciptakan Turrek, warna cat sebuah mobil dapat berubah tergantung pada panas yang diterima. Caranya antara lain dengan memercikkan air hangat ke bagian permukaan mobil. Karena suhu naik, pigmen dalam cat menjadi tidak berwarna dan perlahan kemudian akan mengungklapkan desain aslinya. Videonya bisa dilihat di bawah ini.

Turrek membuat dua jenis pigmen cat thermochromatic: kristal cair dan pewarna leuco. Kristal cair yang lebih akurat dalam mendeteksi perubahan suhu, tapi memiliki rentang warna yang terbatas. Cara mereka memantulkan cahaya tergantung pada bagaimana kristal diatur yang sangat mirip dengan air. Akan halnya pewarna leuco adalah bahan organik berbasis karbon. Bahan kimia yang berubah warna ketika energi panas membuat molekul mereka bergeser bolak-balik antara dua struktur halus berbeda – yang dikenal sebagai leuco yang (tidak berwarna) dan non-leuco bentuk (berwarna).

Tapi, memang, harganya catnya terbilang mahal. Harganya sekitar US$ 400 per liter. (RT/Pur)

Comments

comments