PRIBUMINEWS – Penggenangan waduk Jatigede Sumedang tertunda dari sebelumnya telah dijadwalkan pada tanggal 1 Agustus. Penundaan tersebut diakibatkan dampak sosial yang muncul karena penggenangan waduk belum terselesaikan. Pengamanan di wilayah sekitar tetap dijaga oleh tiga satuan pengaman, yakni TNI, Polri dan Satpol PP. Ditemui di pusat pengamanan area sekitar waduk Danmil Komandan Rayon Militer (Koramil) Pendy Marseno mengatakan keamanan sekitar waduk tetap aman terkendali.

” Kondisi aman terkendali, disini pengamanan dilakukan oleh TNI, Polisi dan Satpol PP,” kata Pendy di Jatigede Sumedang, Sabtu (1/8/).

Pendy mengatakan warga sekitar waduk tak ada rencana membuat keonaran, meskipun banyak tersiar kabar bahwa warga menolak penggenangan waduk yang akan menenggelamkan tempat tinggal mereka. Pengamanan terus ditingkatkan sejak tanggal 18 Juni 2015. Sebanyak 132 personil TNI diturunkan dan disebarkan pada seluruh titik. Semantara itu polisi diturunkan sekitar 109 personil.  Seluruhnya berjaga untuk melindungi masyarakat setempat.

” Kami disini semua bertujuan mengamankan masyarakat, mengayomi dan melindungi,” kata Pendy.

Pengamanan terus akan dilakukan dalam waktu yang belum ditentukan. Selain itu banyaknya personil juga belum tentu akan ditambah. Namun demikian jika diperintahkan untuk ditambahkan Pendy mengaku siap menambah banyaknya personil sesuai dengan perintah.

Penggenangan Waduk Jatigede ditargetkan akan dilakukan pada tahun ini, demi dioperasikannya waduk pada tahun 2016 mendatang. Waduk nantinya akan berfungsi untuk pengairan sawah dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 110 Megawatt. (FEA/ST)

Comments

comments