PRIBUMINEWS — Tiga tokoh NU disebut-sebut bakal maju untuk menggeser KH Said Aqil Siradj sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam Muktamar NU ke-33 di Jombang sejak Sabtu (1/8) kemarin.

Ketiga orang yang nyalon jadi Ketum Pengurus Besar NU (PBNU) itu adalah pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Salahuddin Wahid alias Gus Solah, Wakil Ketua PBNU Asad Said Ali, mantan Ketua PWNU Jawa Tengah Muhammad Adan, selain petahana KH Said Aqil.

Namun, Ketua Steering Committee Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) Imam Aziz membantah soal calon resmi Ketua Umum PBNU. “Itu kabar dari mana? Yang pasti, kami belum menerima pencalonan sampai dengan hari ini,” ujarnya, Minggu (2/8).

Imam menuturkan, pemilihan ketua umum baru akan diselenggarakan pada hari terakhir muktamar, Rabu (5/8). Pada hari itu, para bakal calon ketua umum yang hendak mendaftarkan diri harus sudah mengantongi minimal 99 suara peserta muktamar.

Jika tidak memenuhi persyaratan pertama itu maka bakal calon tersebut akan langsung gugur.

Proses selanjutnya, para calon ketua umum harus mendapatkan restu dari rais aam yang sudah terpilih. Salah satu wujud restu itu adalah kontrak antara rais aam dan sang calon ketua umum. “Kontrak tersebut disepakati dalam bentuk tertulis maupun lisan,” kata Imam.

Setelahnya, sebagaimana diatur pada Pasal 41 huruf c Aturan Rumah Tangga PBNU, ketua umum akan dipilih secara langsung oleh muktamirin atau peserta muktamar melalui musyawarah maupun pemungutan suara.

Muktamar NU tahun ini mengambil topik Islam Nusantara dan Peradaban yang akan digelar sejak 1 Agustus hingga 5 Agustus 2015 di Jombang, Jawa Timur.

Untuk lebih jelasnya, berikut rangkaian acara Muktamar ke-33 NU di Jombang Jawa Timur:

Sabtu 1 Agustus 2015

Pukul 07.00 – 15.00 WIB – Registrasi dan check in peserta Muktamar di GOR Merdeka Jombang.

Pukul 20.00 – 22.00 WIB – Seremonial acara pembukaan muktamar di Alun-alun Jombang (Presiden Jokowi akan membuka muktamar sekaligus menyampaikan amanatnya).

Pukul 22.00 – 24.00 WIB – Sidang pleno I membahas dan mengesahkan tatib Muktamar NU ke 33 di ruang pleno Alun-alun Jombang.

Minggu 2 Agustus 2015

Pukul 09.30-22.30 WIB –Sidang pleno II, laporan pertanggungjawaban (LPJ) PBNU masa khidmat 2010-2015, pandangan umum atas LPJ PBNU, serta jawaban atas pandangan umum LPJ PBNU. Lokasi di ruang pleno Alun-alun Jombang.

Senin 3 Agustus 2015

Pukul 09.30 WIB-tengah malam – Sidang-sidang komisi:

Sidang Komisi A Bahtsul Masail ad Diniyah al Maudlu’iyyah di Ponpes Tambak Beras (bahrul Ulum), Sidang Komisi B Bahtsul Masail ad Diniyah al Waqi’iyyah di Ponpes Tambak Beras, Sidang Komisi C Bahtsul Masail ad Diniyah al Qununiyyah di Ponpes Tambak Beras, Sidang Komisi D Organisasi, membahas AD/ART di Ponpes Mambaul Ma’arif (Ponpes Denanyar), Sidang Komisi E Program, membahas rencana kerja satu abad NU di Ponpes Darul Ulum (Ponpes Rejoso), Sidang Komisi F Rekomendasi, membahas rekomendasi eksternal dan internal di Ponpes Tebu Ireng.

Selasa 4 Agustus 2015

Pukul 09.30-12.00 WIB – Sidang pleno III, pengesahan hasil sidang-sidang komisi di ruang pleno Alun-alun Jombang.

Pukul 13.30-22.00 WIB – Lanjutan sidang pleno III, pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) serta rapat AHWA menunjuk Rois ‘Aam NU di ruang pleno Alun-alun Jombang.

Pukul 23.00 WIB-selesai – Sidang pleno IV, pemilihan Ketua Umum PBNU di ruang pleno alun-alun Jombang.

Rabu 5 Agustus 2015

Pukul 09.30-11.00 WIB – Seremonial penutupan Muktamar ke-33 NU di alun alun. [bes/jie]

Comments

comments