PRIBUMINEWS – Dana hibah sebesar Rp 5,5 miliar yang diberikan PT Newmont Nusatenggara ke pihak Polda Nusa Tenggara Barat, yang kesepakatannya ditandatangani pada Jumat lalu (4/9/) di Mataram mendapat sorotan dari perwakilan warga Sumbawa yang berdomisili di Jabodetabek. “Kami sengaja melaporkan hal ini ke KPK, agarKPK bisa mendalami lebih jauh motif pemberian dana hibah ini,” kata mantan anggota DPR dari daerah pemilihan NTB, M Hatta Taliwang, Jumat (11/9) di Gedung KPK. Hatta datang bersama sejumlah warga Sumbawa yang berdomisili di Jabodetabek.

Menurut Hatta, pemberian dana hibah ini melanggar Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.05/2009 tentang Sistem Akuntansi Hibah, yang menyebutkan belanja hibah pengeluaran dan pengesahan dilakukan oleh Direktorat Pengelolaan Kas Negara Direktorat Jenderal Perbendaharaan atau Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Khusus Jakarta VI. “Seharusnya dana hibah diserahkan kepada Menteri Keuangan, yang kemudian baru diserahkan kepada Polri dan terakhir diterima oleh Polda NTB,” kata Hatta.

Ditambahkan Hatta, indikasi adanya upaya penyogokan juga terlihat dari sikap Polda NTB yang langsung responsif mengirimkan 100 personelnya untuk mengamankan lokasi PT Newmont Nusa Tenggara di Benete, Sumbawa Barat, untuk mengamankan aksi demo yang dilakukan pekerja dan masyarakat setempat. “Sebelum dana hibah diserahkan, pengamanan boleh dibilang minim. Nah, saat hibah diserahkan, pihak Polda NTB langsung mengirimkan personel ke wilayah tambah dalam jumlah besar,” ujarnya.

Warga Sumbawa, lanjutnya, meminta pertanggungjawaban Direktur Utama PT Newmont Nusa Tenggara Martiono yang acap kali menggunakan dana perusahaan untuk diberikan kepada penyelenggara negara. “Kejadian sebelumnya, PT NNT juga terungkap menyerahkan dana kepada mantan Ketua MK Jimly Assidiq atas nama bantuan pendidikan kepada lembaga yang dikelola Jimly,” ungkap Ketua Institut Ekonomi Politik Soekarno Hatta itu.

Kesepakanatn penyerahan dana hibah ke Polda Nusa Tenggara Barat itu dilakukan oleh General Manager Social Responsibility and Government Relations Perseroan Terbatas Newmont Nusa Tenggara Rachmat Makassau dengan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Brigjen Polisi Umar Septono. (Ron/Pur)

Comments

comments