PRIBUMINEWS – Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Senipah di Samboja Kalimantan Timur, saat ini masih kesulitan untuk pasokan gas, diharapkan akan mendapat pasokan gas dari temuan cadangan gas PT Saka Energi Indonesia di kawasan Blok Sout Sesulu, lepas pantai Kalimantan Timur.

AREA PLTG SENIPAH April 2014Cadangan gas dalam jumlah masif, yang diperkirakan mencapai 500 miliar kaki kubik, di kawasan Blok Sout Sesulu, lepas pantai Kalimantan Timur.

Temuan gas tersebut diperoleh dari hasil pengeboran sumur eksplorasi pertama, yakni SIS-A#1, yang dilakukan pada 23 Desember 2014.

“Kami menargetkan pada 2018 sudah komersial dengan produksi gas sekitar 100 mmscfd (juta kaki kubik per hari), blok itu nantinya diharapkan akan mampu untuk memenuhi kebutuhan gas di dalam negeri dan dapat memenuhi kebutuhan gas untuk PLTG Senipah,” kata Chief Operation and Commercial Officer Tumbur Parlindungan di Jakarta, Kamis (8/10).

Untuk eksplorasi tersebut, Saka Energi telah mengeluarkan biaya sekitar US$40 juta. Adapun anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) berdasarkan rencana kerja dan anggaran perusahaan 2015 ialah US$390 juta.

Tahun ini, Saka Energi membidik produksi minyak dan gas bumi 30 ribu barel oil equivalen per day (bpod), naik dari saat ini sekitar 23 ribu BPOD. Target itu seiring dengan pengembangan blok-blok migas baru maupun pengambilalihan (participacing interest/PI) di blok perusahaan lain.

Menurut Parlin target migas itu diperoleh dari Blok Pangkah, Saka menguasai 100persen Blok South East Sumatera 8,9 persen, Blok Ketapang 20 persen dan Lapangan Gas Fasken di Texas, Amerika memiliki 36 persen di blok ini rata produksi sebesar 190 MMSCFD dan sesuai dengan target tahun 2015. (RAE/TOM)

Comments

comments