Pribuminews.com – Dua penghargaan dari World Halal Travel Awards (WHTA) 2015 yang didapatkan Lombok yaitu Worlds Best Halal Tourism Destination dan Worlds Best Halal Honeymoon Destination, ternyata memberi dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan wisatawan Lombok di tahun 2016. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), L.M Fauzal, mengatakan bahwa tahun ini Lombok bahkan tidak mengenal low season.

Katanya, terjadi anomali di tahun 2016. Apabila di tahun-tahun sebelumnya Lombok mengalami low season pada awal tahun dan pada saat bulan suci Ramadhan, tahun ini hal tersebut tidak terjadi.

“Tahun ini kita penuh terus, luar biasa berkat promosi Kemenpar (Kementerian Pariwisata) juga,” ujar L.M Fauzal pada acara Sosialisasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara di Lombok, beberapa hari lalu.

Dengan demikian, L.M Fauzal optimis bahwa target 3 juta wisatawan Lombok untuk tahun 2016 akan terpenuhi. Dari angka 3 juta tersebut, baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) masing-masing diharuskan menyumbang angka 1,5 juta.

“Dari data BPS yang kita peroleh, sampai bulan Juli ini saja sudah mencapai angka 2,2 juta wisatawan. Penyumbang terbanyak adalah wisnus, tertolong dari event-event MICE seperti Hari Pers Nasional dan MTQ Nasional yang baru saja kami laksanakan. Bahkan, penyelenggaraan MTQ tersebut dinilai sebagai MTQ yang terbaik,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, L.M Fauzal juga menjelaskan bahwa dalam branding, Lombok dan Sumbawa kini sudah dipisahkan karena keduanya tidak mungkin maju bersama-sama. Diakuinya terdapat disparitas, namun Sumbawa tidak akan ditinggal sehingga daerah ini kelak juga akan mendapatkan branding baru.

“Branding baru untuk Lombok sudah kami tentukan yaitu “Friendly Lombok“, untuk Sumbawa belum ada nanti kita buat FGD ya. Kami dahulukan Lombok karena Kemenpar menargetkan Lombok sebagai destinasi prioritas,” katanya. (DP)

Comments

comments