Kelistrikan Jakarta Aman Saat Cuaca Ekstrim

859
foto: Dod

pribuminews.com – Cuaca ekstrem yang melanda Indonesia termasuk wilayah Jakarta memang tak bisa dielakan. Namun bagi warga Jakarta tak perlu khawatir dengan kondisi kelistrikan di wilayah DKI Jakarta. Pasalnya, PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) telah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan gangguan kelistrikan akibat cuaca di Jakarta.

Hal itu seperti diungkapkan General Manager PLN Disjaya Syamsul Huda saat memaparkan Update Kelistrikan Jakarta bersama-sama wartawan yang tergabung dalam Komunitas Media Energi (KME) di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Senin, (14/11/2016). Huda begitu sapaan akrabnya menjelaskan bahwa PLN Disjaya yang terdiri dari 16 area pelayanan dengan 1 area pengatur distribusi yang memiliki pelanggan sebanyak 3.954.225 terus beruisaha memperbaiki pelayanan kepada pelanggannya.

Selain itu, Huda juga menjelaskan PLN Disjaya juga telah menetapkan Siaga Cuaca Ekstrem dengan melakukan persiapan teknis menghadapi musim hujan. “Salah satunya dengan meninggikan gardu distribusi yang berada di lokasi rawan banjir. Pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap Jaringan Tenaga Listrik (JTL) 20 KV di seluruh wilayah kerja PLN Disjaya khususnya di daerah yang rawan banjir,” katanya.

Lanjut Huda, untuk menghadapi situasi cuaca ekstrem ini, PLN Disjaya juga menyiapkan piket personil yang terbagi dalam 3 shift di masing-masing area dan bertugas 24 jam. Disamping itu pula, pihak PLN Disjaya telah melakukan persiapan untuk perlengkapan percepatan penanganan gangguan seperti peralatan Unit Gardu Bergerak sebanyak 14 unit, Unit Trafo Bergerak sebanyak 16 unit, Unit Kabel Bergerak 8 unit, genset 13 unit, mobil deteksi gangguan 6 unit, mobil crane 2 unit. Seluruh perlengkapan itu semuanya dalam kondisi baik dan siap dipergunakan saat dibutuhkan.

“Personil PLN Disjaya juga siap memberikan pelayanan teknis (Yantek) dengan mendirikan posko yantek sebanyak 30 posko, dengan unit mobil yang ada sebanyak 60 regu dengan setiap regu terdiri dari 2 personil, Unit motor atau Unit layan Cepat sebanyak 90 regu dengan setiap regu 2 personil. Jumlah pelaksanan Yantek ada sekitar 1200 personil,” tegas Huda.

Intinya lanjut Huda, PLN Disjaya ingin memberikan pelayanan semaksimal mungkin bagi pelanggan di wilayah disjaya. “PLN tidak akan memadamkan listrik tanpa alasan, kecuali ada gangguan atau perawatan jaringan. Jika ada wilayah yang terendam banjir dan kondisinya dianggap sudah membahayakan, maka PLN Disjaya akan mematikan listrik di wilayah tersebut untuk keselamatan semua,” pungkas Huda. (PW)

Comments

comments