Ahok Sebut Irena Saksi Palsu dan Lakukan Fitnah

0
296

pribuminews.com – Gubernur DKI Nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak terima saat dirinya disebut melakukan kampanye terselubung saat menyampaikan pidato di hadapan warga Kepulauan Seribu pada September lalu.

“Saya dikatakan kampanye terselubung, saudara Irena anda itu saksi palsu, karena yang anda katakan itu fitnah,” kata Ahok saat menyampaikan tanggapnya dalam persidangan pemeriksaan saksi di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).

Ahok mengatakan, saat melakukan pidato itu dirinya hanya mencoba mengedukasi warga. Bahkan saat itu menurut Ahok, dirinya menyampaikan agar warga kepulauan seribu tidak usah memilih dia kalau tidak sesuai dengan keinginan mereka pada Pilkada DKI 2017.

“Kan saya bilang warga tidak usah pilih saya, kata yang mana yang menunjukan saya kampanye terselubung,” kata Ahok.

Lebih lanjut, Ahok juga mengatakan Irena telah menyampaikan fitnah dalam persidangan itu kepada warga Kepulauan Seribu.

Ahok menilai tuduhan atau fitnah itu dilontarkan Irena saat menyebut warga Kepulauan Seribu yang hadir saat Ahok menyampaikan pidatonya September lalu adalah bawahan Ahok, selain itu warga itu pun tertawa dan bersenang-senang lantaran Ahok telah memberikan bantuan ikan kerapu kepada warga di sana.

“Di sana itu ada anggota DPRD, ada ulama, yang mana yang bawahan saya? Tidak ada. Apalagi yang saudara saksi bilang nelayan senang karena diberi ikan kerapu, fitnah itu,” kata Ahok.

Sementara itu, saat menyampaikan kesaksiannya Irena berkali-kali menyebut bahwa Ahok bukan hanya telah menista agama Islam. Irena menyebut Ahok juga telah melakukan kampanye terselubung di Kepulauan Seribu September lalu.

Terkait tanggapan Ahok, Irena menyebut hal itu sudah biasa, menurut dia pihak Ahok memang sudah terbiasa melakukan cara-cara dengan menyudutkan pihak pelapor di persidangan.

“Sudah biasa, biarkan saja. Sata sudah tau, mereka (Ahok) memang terbiasa dengan cara-cara seperti itu,” kata Irena. ‎(teropongsenayan)

Comments

comments