Tiga Fraksi Menolak Hak Angket KPK

0
277
Suasana rapat paripurna pengambilan keputusan atas usulan hak angket yang ditujukan Komisi III DPR kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/4/2017). (Foto: Istimewa)

pribuminews.com – Memanansnya Rapat Paripurna DPR membahas Hak Angket tentang tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Fraksi Gerindra dan PKS menolak Hak Angket tersebut.

Pada hari ini Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dalam rapat paripurna DPR menyetujui penggunaan hak angket terkait pelaksanaan tugas KPK seperti diatur dalam UU No 30 tahun 2002 tentang KPK meski ada tiga fraksi yang menolak yaitu Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Demokrat dan Fraksi PKB.

Fraksi PKS DPR RI menegaskan, menolak inisiatif hak angket terhadap KPK yang diajukan sejumlah anggota DPR, khususnya di Komisi III.

Menurut Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, penolakan tersebut diambil setelah mengkaji secara mendalam implikasi hak angket terhadap upaya penegakan hukum oleh KPK. Agar tidak ada kesan mengganggu dan menghambat KPK dalam pemberantasan korupsi.

“Sesuai kajian Fraksi dan arahan DPP, Fraksi PKS memutuskan tidak ikut menandatangani hak angket agar tidak terkesan mengganggu KPK dalam menegakkan hukum (pemberantasan korupsi),” kata Jazuli kepada TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Menurut Jazuli adalah hak anggota atau fraksi lain di DPR yang mengusulkan hak angket sebagai upaya untuk mendalami dan mengoreksi berbagai kejanggalan proses internal KPK. Kejanggalan itu seperti bocornya sprindik, BAP, surat cekal, etika penyebutan nama-nama orang baru diduga terliba, serta terkait proses-proses tugas dinas dan penganggaran di internal KPK.

Namun demikian, Fraksi PKS menilai hal tersebut cukup diselesaikan melalui mekanisme rapat kerja antara Komisi III dengan KPK.(teropongsenayan)

Comments

comments

LEAVE A REPLY