KPK Tetapkan Lagi Novanto Jadi Tersangka

0
45

pribuminews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, sebelum penetapan tersangka, pihaknya sudah memanggil Novanto sebanyak dua kali, namun Ketua DPR itu mangkir.

“Permintaan keterangan kepada Saudara SN (Setya Novanto) sebanyak dua kali,” kata Saut dalam konferensi pers mengumumkan penetapan kembali Novanto di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

Adapun pemanggilan dilakukan pada 13 dan 18 Oktober 2017. Namun Novanto tidak memenuhi panggilan dengan alasan melakukan dinas.

“Yang bersangkutan tidak hadir untuk dimintai keterangan dengan alasan ada pelaksanaan tugas kedinasan,” jelas Saut.

Sebelumnya, pada Juli 2017, KPK menetapkan Novanto sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Namun Novanto mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Hakim tunggal Cepi Iskandar yang mengadili gugatan praperadilan itu mengabulkan sebagian permohonan Novanto. Status tersangka Novanto pun lepas.

Vonis praperadilan itu dibacakan pada 29 September 2017. Saat itu, Cepi menyebut KPK tidak bisa menggunakan bukti-bukti pada tersangka sebelumnya untuk menjerat Novanto.

Namun KPK kembali mengatur strategi. KPK mengulang proses penyelidikan kasus itu untuk menjerat Novanto.

Novanto disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Mantan anggota Komisi II DPR itu disangka melakukan korupsi bersama-sama dengan tersangka lain yang sudah ditetapkan, yaitu Irman, Sugiharto, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Anang Sugiana Sudihardjo, dan Markus Nari.(ANT)

Comments

comments

LEAVE A REPLY