KPK: Ada Pihak Swasta Jadi Tersangka Baru Di Kasus e-KTP

698

pribuminews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tengah melakukan penyelidikan baru di kasus korupsi e-KTP. Hari ini, mereka pun memeriksa Dedi Prijono yang notabene kakak dari terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Untuk kasus KTP elektronik hari ini dilakukan pemeriksaan juga terhadap salah seorang pihak swasta yaitu Dedi Prijono. Kebutuhan pemeriksaan ini adalah dalam konteks pengembangan perkara KTP elektronik,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/1).

Penyelidikan baru kata Febri memang sangat dimungkinkan. Sebab, dari konstruksi hukum yang ada, masih ada sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus e-KTP itu.

Sehingga, pihaknya perlu melakukan pendalaman untuk mencari keterlibatan pihak lain dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 2,3 triliun. “Apakah dari pihak swasta, sektor politik ataupun dari birokrasi, tentu nanti hasil dari perkembangan perkara ini,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut ada pihak swasta yang bakal jadi tersangka dalam kasus ini. Namun, dia enggan menyebutkan lebih rinci.

Sama seperti atasannya, Febri juga enggan menyebut siapa pihak swasta yang dimaksud. “Saya belum bisa sebut dari pihak mana. Tentu saja nanti setelah hasil pengembangan ini, setelah tim berdiskusi dengan pimpinan baru lah kita bisa bicara bahwa proses lebih lanjut akan masuk mana,” tuturnya.

Namun yang pasti kata Febri, ada tiga kluster dalam perkara ini. “Tentu mulai dari birokrasi dua orang yang pertama, swasta dua orang, dan satu orang dari DPR, serta satu orang yang sedang kita proses dalam obstruction of justice,” tukasnya.(teropongsenayan)

Comments

comments