Produksi Padi 2017 di Padang Melebihi Target

67

pribuminews.com – Produksi padi di Kota Padang, Sumatera Barat dari Januari hingga Desember 2017 adalah sebanyak 99.018 ton dari target 87.298 ton.

Kepala Dinas Pertanian setempat, Syaiful Bahri di Padang, Sabtu mengatakan produksi padi tersebut tersebar di sepuluh kecamatan yang ada di daerah itu kecuali Kecamatan Padang Barat.
Ia menyebutkan luas panen dari produksi itu adalah 17.825 hektare dengan luas tanam 17.037 hektare.

Produksi padi terbesar terdapat di Kecamatan Kuranji dengan jumlah produksi 30.411 ton, luas panen 5.475 hektare diikuti Kecamatan Koto Tangah 19.276 ton dengan luas panen 3.470 hektare, Kecamatan Pauh 18.468 ton, luas panen 3.325 hektare.

Untuk terus meningkatkan jumlah produksi padi, katanya pihaknya akan mengoptimalkan lahan pertanian dengan penerapan teknologi, pemberian bantuan bibit kepada petani.

Kemudian, bantuan pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, pelatihan dan pembinaan dan hal lainnya yang dapat memperlancar proses produksi. Sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian, Muhammad Syakir, mengatakan, produksi beras pada 2017 pada tataran nasional surplus berkat Upaya Khusus atau Upsus.

Oleh sebab itu, kata Muhammad Syakir, pemerintah pusat melalui Kementan terus mendukung kegiatan-kegiatan swasembada khususnya padi yang berkelanjutan agar produksi beras surplus.

“Kegiatan-kegiatan swasembada didukung dengan adanya asuransi pertanian, alat mesin pertanian misalnya traktor, mesin alat tanam padi dan panen padi, kemudian embung serta pendampingan-pendampingan,” katanya.

Ia juga mengatakan, Kementan melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di tiap daerah melakukan pendampingan dengan penanaman varietas unggul baru seperti Inpari 30 kepada petani penangkar benih padi. (ANT)

Comments

comments