Gerindra: Hanya di Era Jokowi, Polisi Menjadi Plt Gubernur

271

pribuminews.com – Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid menilai Presiden Joko Widodo tengah panik dan tidak percaya diri terkait perwira tinggi Polri dan TNI menjadi Plt Gubernur di sejumlah daerah khususnya di Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Jadi tak heran, bila ada anggapan Jokowi halalkan segala cara untuk merebut kekuasaan.

“Tindakan itu menunjukkan pemerintah panik dan tidak profesional,” kata Sodik saat dihubungi di Jakarta, Minggu (28/1/2018).

Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini menegaskan, bila Mendagri Tjahjo Kumolo benar melakukan kebijakan tersebut, maka hal itu menunjukan demokrasi Indonesia tengah mundur ke zaman orde baru.

Mengingat, pasca reformasi Undang-Undang tidak membolehkan lagi aparat menjadi pejabat publik, hal ini sesuai bunyi Pasal 4 ayat 3 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2018.

“Hanya dalam era Jokowi pejabat Polisi aktif menjadi Plt Gubernur, yang biasanya dari berasal Kemendagri atau Provinsi tersebut,” jelasnya.

Oleh karenanya, ia meminta institusi Polri menolak kebijakan Mendagri itu. Bagaimana pun, Polri harus terus menjaga dan meningkatkan profesionalisme dengan bekerja menjaga keamanan.

Jangan sampai, tegas Sodik, Polri menunjukkan ketidakpercayaan diri dalam melaksanakan tugasnya.

“Untuk daerah dimana ada Cagub berasal dari Polri, maka hal ini akan membangun opini bagian dari disain perselingkuhan dan persengkongkolan yang mengancam netralitas fungsi gubernur,” pungkasnya. (teropongsenayan)

Comments

comments