Atlet Silat Putra Setia Berlaga di Kejuaraan UNJ Championship 2018

468

pribuminews.com – Sebanyak 25 atlet pencak silat PSN ISMD Putra Setia berlaga di Kejuaraan Pencak Silat UNJ Championship 2018 pada 19 – 21 Desember 2018 di Kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta.

Menurut pelatih sekaligus litbang yang mendampingi kontigen, Jon Winarto kepada pribuminews.com menyebutkan kejuaraan UNJ Championship 2018 saat ini memiliki warna kompetisi yang berbeda dan tantangan yang berat. Kejuaraan ini bersifat prestasi bukan pemasalan.

“Ya untuk kejuaraan ini bisa dikatakan jadi salah satu tantangan besar bagi atlet kami. Terus terang persiapan kami tidqk lama untuk hadapi kejuaraan ini. Kami turun tidak beri beban untuk atlet agar dapat juara,” kata Jon.

20181219_140747

Di kejuaraan ini atlet yang diturunkan untuk dapat menimba pemgalaman dalam bertanding menghadapi lawan-lawan dari perguruan silat lainnya.

“Kami menurunkan atlet ke UNJ ini untuk mengambil pengalaman bertanding dari anak- anak yang sudah berlatih di ranting-ranting silat. Harapannya mereka bisa mengambil satu pelajaran saat berhafapan dengan lawan di arena matras dengan wasit dan juri serta ratusan penonton,” jelas Jon panggilan akrabnya.

Hal lain yang paling penting adalah untuk atlet-atlet dapat mengalahkan rasa takutnya untuk tampil di muka umum. “Intinya, atlet-atlet bisa mengalahkan mental takutnya, malunya saat bertanding di muka umum. Mereka berani ikut saja sudah bagus. Kami sebagai pelatihnya tentu mendukung keinginan mereka. Jika menang mereka tentu bangga. Kalau pun harus kalah juga tetap memiliki kebanggaan,” tegasnya.

Memang diakui oleh Jon untuk bisa sampai ke kejuaraan UNJ bukan tak ada rintangan. Para atlet rata- rata terbentur dengan waktu sekolahnya saat latihan.

Jon terus menekankan kepada atlet-atletnya untuk terus berjuang tanpa beban, bermain dengan maksimal dan soal hasilnya diserahkan pada Allah. Jika seorang atlet bertanding berada dalam tekanan bisa menyebabkan hilangnya fokus dan memperburuk kualitas saat berlaga.

Oleh karena itu, dia juga selalu menjaga alur komunikasi antar anggota tim harus tetap terjalin sehingga para atlet juga dapat terjaga mentalnya. (dod)

Comments

comments